xinmei











Warriors of  The Net dipertujukan bukan untuk kepentingan komersil. Film ini menceritakan mengenai proses pengiriman/transfer data pada protocol tcp/ip.ceritanya dimulai dari proses awal ketika kita merequest data yang ingin kita kirim berupa alamat yang ingin kita tuju . data-data yang akan kita kirim kemudian dipecah ke dalam paket-paket kecil untuk mempermudah proses pengiriman data. Setiap paket kecil tersebut akan diberi header dan informasi penting lainnya,lalu……dimulailah perjalanan paket data yang berupa tcp atau udp. Tcp memiliki keunggulan bahwa data yang dikirim dipastikan akan sampai ke tujuan sedangkan Udp memiliki keunggulan dalam bandwidth.

Paket-paket data tersebut kemudian ditentukan arahnya oleh router yang menentukan jalan yang paling benar dalam proses pengiriman proses data tersebut. Tetapi sayangnya  router yang terlalu banyak menangani paket-paket data tersebut dapat menghancurkan paket data tanpa disengaja. Dalam film ini juga dikisahkan mengenai router switch yang akan mengarahkan paket-paket data agar sampai ke level selanjutnya. Selanjutnya, paket data ini akan melewati proxy yang mengecek alamat yang dituju sebelum paket data tersebut dikirim ke server. Paket data yang tidak memenuhi syarat(alamatnya tidak diperbolehkan oleh proxy server) akan dihancurkan. Bagi paket data yang memenuhi syarat dan dapat melalui proxy server akan berhadapan dengan firewall yang berfungsi untuk memproteksi komputer di dalam jaringan. Paket data yang diperbolehkan untuk melalui firewall akan dimasukkan ke dalam portnya masing-masing.

Setelah paket-paket data tersebut keluar maka paket-paket data tersebut akan menemui router kembali dan pada akhirnya akan diterima di server. Data-data yang pada awalnya telah direquest akan dikeluarkan dari paket dan dibaca sedangkan paketnya disimpan untuk proses pengiriman data yang direquest kembali ke client. Setelah itu server akan mengirimkan data yang dimasukkan ke dalam paket-paket kecil dan diberi header dan informasi penting. Dan proses transfer akan berjalan seperti di awal sampai paket data dari server diterima oleh kita dan diurutkan sesuai data aslinya.



WWW (world wide web) sepuluh tahun mendatang akan menjadi cukup pesat perkembangannya karena dewasa ini perkembangan teknologi amat pesat. Proses akses terhadap WWW akan semakin cepat karena jaringan yang ada saat ini akan memiliki koneksi yang semakin baik sehingga transfer data menjadi lebih cepat. Mungkin ada perubahan juga dalam proses pengiriman data misalnya dalam OSI layer sebagai standar beberapa layer dapat dihilangkan karena fungsinya dapat digantikan oleh layer lainnya yang dapat difungsikan ganda tetapi pemrosesannya akan berlangsung lebih cepat. Misalnya dalam OSI layer tidak perlu melalui layer data link karena path untuk semua data yang akan ditransfer sudah disediakan sehingga pemilihan path tidak lagi diperlukan.

Untuk lebih ekstrimnya kita sebagai user tidak perlu lagi mencari di depan komputer data yang kita inginkan. Kita bisa “menyuruh” komputer kita untuk mencarikan kita data yang kita mau. Misalnya di komputer kita ketikan kata kunci dari data yang kita inginkan tetapi tidak perlu melalui google ataupun yahoo tetapi langsung kita perintahkan pada komputer sehingga dia akan mencarinya secara otomatis dan langsung disimpan di dalam komputer kita.

Koneksi internet pun akan semakin cepat bahkan jauh lebih cepat dari saat  ini. Jika kita ingin mendownload file dengan ukuran besar kita tidak perlu menunggu lama untuk itu karena koneksi internet yang semakin cepat bahkan untuk komunikasi melalui internet menggunakan webcam kita dapat melakukannya dimana saja karena jaringan internet sudah semakin banyak dan semakin cepat.

Pengguna komputer pun akan semakin banyak sehingga IPv4 akan digantikan sesegera mungkin dengan IPv6 agar setiap komputer di dunia dapat terhubung ke net. Jaringan internet akan semakin banyak sehingga hampir di setiap tempat kita bisa melakukan browsing melalui jaringan hotspot sehingga internet bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi tiap orang. 10 tahun lagi setiap orang dapat menggunakan fasilitas internet yang tersedia dan koneksinya menjadi semakin cepat.



{March 28, 2008}   KADERISASI KETIGA CAKRU ARC

Kaderisasi ketiga cakru ARC diadakan tanggal 22 Maret 2008 di gedung TVST. Kelompok satu hingga limabelas menempati ruang TVST C sedangkan kelompok lainnya di ruang TVST C. Pembicara pada hari ini adalah Kak Imam Gunawan. Hari itu suasananya agak berbeda dengan biasanya. Hari itu kelas kami terasa sepi mungkin karena hari itu sebenarnya masih libur panjang sehingga beberapa cakru ada yang tidak menghadiri kaderisasi ketiga pada hari itu. Pertama-tama kami disuguhkan sebuah film yang bercerita mengenai OSI Layer (tugas kami minggu sebelumnya). Film itu memceritakan bagaimana sih proses pengolahan data di net melalui OSI Layer. Setelah itu kami diterangkan mengenai mengenai slide tentang IP/TCP. Ternyata banyak juga yang tidak mengetahui mengenai IP adress padahal kan kita sering banget browsing lewat internet. Sebenernya aku juga ga ngerti-ngerti amat sih tentang IP/TCP. Ya…..tapi setelah ikut kaderisasi kemarin aku jadi ngerti apa sih sebenernya IP adress itu terus bit and angka biner coz di artikel yang aku pernah baca itu ga terlalu jelas. IP adress itu tuh adalah alamat yang diberikan ke setiap komputer yang tersambung ke web. Oh ya kemaren juga ada sesi tanya jawab tapi beda ma biasanya sessi tanya jawabnya ga terpisah tapi digabung ma sesi belajarnya. Selanjutnya ada Kak Alif yang nerangin lagi tentang Ip adress n OSI Layer. Jadi tambah jelas deh apa itu OSI layer n IP adress coz Kak Alif pake analogi yang pas banget jadi maksudnya bisa ketangkep deh. Ya setelah itu sesi ini berakhir dengan pemberian tugas (hiks……).



Step 1
Karena saya akan menggunakan VMware maka langkah pertama yang dilakukan adalah menginstall VMwarenya terlebil dahulu. VMware berguna sebagai ‘mesin maya’ dalam komputer kita jagi kita seperti memiliki komputer di dalam komputer yang lainnya. Karena kita menggunakan VMware maka kita tidak perlu khawatir akan keamanan data milik kita.

Screen 1
Proses menginstall Vmware

Screen 2
Memasukkan keygen untuk vmware.
Pada program keygen for VMware products dipilih product VMware Workstation for Windows v5.x sehingga didapat kode serial number.

Steep 2
Langkah kedua adalah mulai menginstall FreeBSD menggunakan Vmware. Pertama-tama run dulu program Vmwarenya.

Screen 3
Dipilih yang new virtual machine

Screen 4
Dipilih pilihan yang Typical

Screen 5
Dipilih pilihan other lalu ganti pilihan versionnya dengan pilihan FreeBSD

Screen 6
Dipilih pilihan yang Use bridged networking

Sreen 7
Vmware sedang dijalankan

Screen 8
Jika muncul layar ini silahkan tekan enter untuk memulai proses installasi n selanjutnya FreeBSD akan booting….. dulu

Screen 9
Pilih negara tempat kamu menginstall FreeBSD. Untuk pilihan negara Indonesia pilih pilihan nomor 102 Indonesia lalu tekan enter.
Setelah layar ini akan muncul juga layar untuk memilih type keyboard yang diinginkan maka saya memilih type US dengan standar ISO.

Screen 10
Karena saya baru pertama kali melakukan penginstallan FreeBSD maka saya memilih pilihan Standar

Screen 11
Jika muncul screen ini maka kita akan melakukan partisi. Biar cepet kita tekan tombol A untuk melakukan partisi secara otomatis lalu tekan tombol Q untuk mengakhiri.

Screen 12
Saya memilih pilihan All pada pilihan ini biar lebih gampang n ga usah milih-milih lagi.

Screen 13
Disini saya memilih pilihan pertama karena saya melakukan proses installasi melalui CD.
Setelah itu muncul pilihan User Confirmation….. n pilih pilihan yes aja terus mulai deh installasi FreeBSD. Tinggal ditunggu aja ya sampe proses installasinya beres.



{March 21, 2008}   OSI Layer

Ketika kita mengetikkan kata google maka di setiap layer akan terjadi:Layer 1 -> fisikSebagai layer pertama layer ini berfungsi untuk mendefinisikan karakter fisik dalam suatu sistem seperti koneksi, level tegangan, dan timing. Pada saat kita mengetikkan kata google maka layer pertama ini akan melakukan proses paling awal dengan kata lain inputs bit yang baru dimasukkan diproses dikomputer.Layer 2 -> data linkSebagai layer kedua data link mengurus arus bit antar peralatan komunikasi. Pada layer ini ketika kita mengetikkan kata google akan disediakan pilihan path yang memungkinkan antarhost.Layer 3 -> networkSebagai layer ketiga, layer ini membawa paket bit ketujuan. Jika kita mengetikkan kata google maka akan dilakukan pengalamatan network (misalkan alamat google tuh di http://164.xxxxxx), dan akan diputusan path terbaik untuk transfer data.Layer 4 -> transportSebagai layer keempat, layer ini merawat / mengawasi aliran data dengan kata lain layer ini melakukan transfer dataLayer 5 -> sesiSebagai layer kelima, layer ini menangani persiapan, pengelolaan, pemutusan hubungan antar aplikasi alias layer ini tuh me-manage session pada aplikasi di browser.Layer 6 -> presentasiSebagai layer keenam, layer ini menerima data dari layer aplikasi dan menkonversi ke dalam format standard yang dapat dibaca oleh layer lainnya. Tugas layer ini adalah memastikan kalau data yang dikirim server dapat dibaca oleh system penerima (kita).Layer 7 -> aplikasi Sebagai layer ketujuh sekaligus layer terakhir, layer ini berinteraksi dengan sistem operasi. Pada layer ini permintaan kita telah diproses dan siap untuk kita gunakan. Layer ini menyediakan network service untuk proses aplikasi, nah berarti sekarang di browser kita muncul deh home page nya google.



{March 21, 2008}   KADERISASI KEDUA CAKRU ARC

 Kaderisasi kedua diadakan di gedung TVST ruangan TVST B dan TVST C pada hari Sabtu tanggal 15 Maret 2008. Para peserta kaderisasi dibagi menjadi 2 kelompok besar. Kelompok pertama yaitu kelompok 1-15 menempati ruang TVST B dan kelompok sisanya menempati ruang TVST C. Saya sendiri menempati ruang TVST B. Pada kaderisai hari itu kakak Alwin menerangkan mengenai FreeBSD. Kami dijelaskan mengenai spesifikasi dari FreeBSD, sejarahnya, keunggulan, kegunaan dan perbedaannya dengan sistem LINUX dan WINDOWS. FreeBSD adalah suatu operating system yang dapat digunakan legal secara bebas dalam artian free of charge dan kita dapat memodifikasinya secara bebas dengan catatan tidak diperjual-belikan secara komersil. Dilihat dari perbedaannya dengan LINUX, FreeBSD memiliki lebih banyak keunggulan walaupun ada juga beberapa pihak yang mengatakan bahwa sebenarnya LINUX lebih unggul dari FreeBSD tetapi setiap orang memiliki selera masing-masing. Setelah pengenalan FreeBSD kami pun diberikan tugas kedua. Tugasnya adalah menginstall FreeBSD menggunakan Vmware yang berfungsi sebagai mesin maya di dalam komputer kami sehingga jika terjadi kesalahan penginstalan atau hal lain yang tidak diinginkan data kami tetap aman. Selain itu kami juga diberi tugas mengenai OSI layer.



{March 6, 2008}   Kaderisasi Pertama ARC

Acara kaderisasi pertama cakru ARC berlangsung pada hari Sabtu tanggal 1 Maret 2008. Kesan pertama saya ketika pertama kali mengikuti kaderisasi adalah kageeet banget coz ternyata yang mau ikut ARC itu buaaaanyak banget tapi kenapa anggota cewenya dikit ya?????

Kaderisasi pertama saya telat datang soalnya ga tahu tempat kaderisasi jadi saya harus berjuang mencari tempat kaderisasinya. Karena agak terlambat mungkin saya tidak mengikuti acaranya dari awal permulaan karena beberapa saat setelah saya masuk langsung dimulai perkenalan para anggota kru ARC.

Setelah perkenalan itu berakhir kami dibagi menjadi 2 kelas dan acara kaderisasi pun dilanjutkan lagi.  Dari acara ini saya mulai mengerti tentang ARC beserta sejarahnya. Ternyata ARC itu ga sesimple yang saya kira dan saya pun makin berminat mengikuti unit ini karena saya merasa di unit ini saya bisa mendapat ilmu dan pengalaman yang baru plus lagi bisa punya lebih banyak kenalan.

Setelah acara perkenalan tentang ARC acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab lalu diakhiri dengan pemberian tugas bagi kami para cakru. Begitulah acara kaderisasi pertama ARC. Semoga ke depannya ARC dapat jadi lebih baik lagi dan peminatnya makin banyak.



{March 6, 2008}   FreeBSD

Pe

FreeBSD

Unix BSD (BSD Unix) adalah implementasi sistem operasi Unix (beserta utilitinya) yang dikembangkan dan didistribusikan oleh University of Californa at Berkeley. Unix BSD (Berkeley Software Distribution) biasanya disebut sebagai BSD Operating System.

Sekitar pertengahan 1970, AT&T mulai memperkenalkaan dan melisensikan sistem operasi baru bernama Unix. Dengan sedikit atau tanpa biaya, orang-orang dan organisasi dapat memperoleh source code sistem baru tersebut.

Ketika University of California at Berkeley menerima source code ini (membeli dengan harga $400), co-creator Unix, Ken Thompson, tengah berkunjung ke salah satu fakultas. Melalui bantuannya yang konsisten, para periset dan mahasiswa, terutama Bill Joy (salah satu pendiri Sun Microsystem), berusaha mengembangkan source code Unix tersebut dan melahirkan apa yang disebut The Berkeley Software Distribution (BSD).

Sejarah FreeBSD
Sekitar tahun 1992 dan 1993, Jordan K. Hubbard, Rod Grimes, dan Nate Williams bekerja pada proyek 386BSD dan merilis set perubahan-perubahan yang dikenal dengan “Unofficial 386BSD Patchkit.”

Perawatan patchkit dirasa menemui jalan buntu sehingga suatu mekanisme baru dibutuhkan. Ketiga author akhirnya memulai proyek baru yang dinamakan “386BSD 0.5″, didalamnya termuat berbagai utiliti perbaikan (fixes) dan fungsi-fungsi lainnya sebagaimana layaknya sebuah sistem operasi riil. Sayangnya tak lama kemudian proyek tersebut terhenti.

David Greenman, yang kemudian bekerja pada Walnut Creek, selanjutnya mengusulkan sistem operasi baru berbasiskan kepada patchkit yang telah ada dengan nama FreeBSD.

Segera setelah itu, Hubbard dikontrak Walnut Creek untuk mempersiapkan channel distribusi CDROM. Walnut Creek memberikan dukungan dengan menawarkan server dan hardware ber-bandwidth tinggi untuk mengembangkannya. CDROM pertama dari FreeBSD adalah versi 1.0, dirilis pada bulan Desember 1993.

FreeBSD 2.0 dirilis bulan November 1994. Selanjutnya sebagai upgrade dan peningkatan dilakukan secara berkesinambungan dan signifikan. Dewasa ini FreeBSD telah melahirkan rilis-rilis yang sangat stabil dan luas digunakan oleh masyarakat dunia. Yahoo!, direktori internet terbesar saat ini, mempercayakan jutaan halamannya untuk dilayani oleh sistem FreeBSD, begitu pula organisasi dan vendor-vendor besar lainnya.

Berdasarkan penuturan Hubbard, sasaran utama FreeBSD Project adalah memberikan software yang dapat digunakan untuk beragam tujuan.

Model pengembangan FreeBSD nyaris serupa dengan NetBSD maupun OpenBSD, tetapi memiliki perbedaan yang signifikan dengan development Linux. Model pengembangan FreeBSD dikelola secara profesional oleh ratusan programmer individual yang dipanggil dengan Committers. Commiters berwenang melakukan perubahan-perubahan yang dibutuhkan terhadap source official FreeBSD kapan pun juga. Penyeleksian tim Commiters diputuskan oleh FreeBSD Core Team, yang merupakan papan direksi FreeBSD.

FreeBSD

FreeBSD


layar selamat datang FreeBSD

Situs web:

http://freebsd.org/

Perusahaan/
pengembang:

Proyek FreeBSD

Keluarga OS:

BSD

Model kode sumber:

Perangkat lunak bebas dan sumber terbuka

Rilis terakhir

• Stabil:

6.2-RELEASE / 15 Januari 2007

• Tidak stabil:

7.00-CURRENT / harian

Tipe kernel:

monolitik

Lisensi:

Lisensi BSD

Status:

Aktif

adalah sebuah sistem operasi bertipe Unix bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T lewat cabang Berkeley Software Distribution (BSD) yaitu sistem operasi 386BSD dan 4.4BSD. FreeBSD berjalan di atas sistem Intel x86 (IA-32) (termasuk Microsoft Xbox[1]), DEC Alpha, Sun UltraSPARC, IA-64, AMD64, PowerPC dan arsitektur NEC PC-98. Dukungan untuk arsitektur ARM dan MIPS sedang dalam pengembangan.110

FreeBSD mengoptimalkan penggunaan platform PC. FreeBSD menyediakan kemudahan installasi dan dukungan yang luas terhadap hardware PC. FreeBSD mendukung arsitektur i386 dan alpha, dan pengembangan FreeBSD pada beberapa platform juga telah dilakukan. FreeBSD juga digunakan pada server-server yang memiliki traffic dan kinerja yang cukup tinggi untuk service WWW dan FTP seperti www.yahoo.com dan ftp.cdrom.com.

Sistem Operasi = software yang mengelola resources untuk pemakai maupun software lain (aplikasi).

FreeBSD adalah Sistem Operasi yang dikemas dengan utility dan aplikasi

Feature FreeBSD

Binary compatible with others UNIX

BSD/OS

SCO Unix

Linux

Runs on x86, DEC Alpha, IA-64, PC-98, and UltraSPARC architectures.

Networking, performance, security, and compatibility, stability.

Networking: TCP/IP dari BSD

Performance: lebih baik dari sistem operasi komersial!!

stable: 50 server internet ter-stable menurutwww.netcraft.com terdiri atas BSD/OS dan FreeBSD

Xfree86 sebagai standard GUI

Advanced Features

A merged virtual memory and filesystem buffer cache

Compatibility modules

Kernel Queues

Accept Filters

Soft Updates

Support for IPsec and IPv6

SUMBER :

· http://id.wikipedia.org/wiki/FreeBSD

· http://mkonji.multiply.com/journal/item/12



{March 1, 2008}   Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!



et cetera